
Tak ada satu nabi pun yang tidak rmengingatkan ummatnya
terhadap kejahatan manusia satu ini. Dengan mata buta sebelah dan tulisan kaf,
fa, ra di dahinya, ia menyebarkan kejahatan ke setiap tempat di muka bumi ini,
kecuali Makkah dan Madinah karena dijaga para malaikat. Dia mengaku sebagai
Rabb yang wajib disembah dan ditaati. Siapa dia? Itulah Dajjal. Dajjal hadir
sebagai fitnah (cobaan) terbesar akhir zaman.
Tak ada satu nabi pun yang tidak rnmengingatkan ummatnya
terhadap kejahatan manusia satu ini. Dengan mata buta sebelah dan tulisan kaf,
fa, ra di dahinya, ia menyebarkan kejahatan ke setiap tempat di muka bumi ini,
kecuali Makkah dan Madinah karena dijaga para malaikat. Dia mengaku sebagai
Rabb yang wajib disembah dan ditaati. Siapa dia? Itulah Dajjal. Dajjal hadir
sebagai fitnah (cobaan) terbesar akhir zaman.
DAJJAL ITU MANUSIA
Ada sebagian orang berpendapat bahwa Dajjal bukan manusia,
tapi simbol dari suatu kekuasaan, kejahatan, atau negara super power (seperti
Amerika) yang merusak dunia. Mereka menganggap, kalau manusia mustahil bisa
melanglang buana (menyinggahi setiap tempat) dalam waktu yang sangat cepat.
Ditambah punya beragam kelebihan lain yang tak mungkin dimiliki manusia.
Benarkah seperti itu? Tidak. Kenyataannya, Dajjal adalah manusia biasa,
sebagaimana dijelaskan Rasulullah (dalam hadits panjang), '' .. Dia itu adalah
dari golongan manusia...'' (HR At-Thabrani). Juga sabda beliau,
''Sesungguhnya Dajjal mata kirinya juling, di atasnya
terdapat alis yang tebal, dan tertulis di antara kedua matanya KAFIR'' (HR
Ahmad)
KEKHAWATIRAN RASULULLAH
Karena kejahatan Dajjal yang begitu besar, seluruh nabi
mengingatkan jauh-jauh hari pada ummatnya atas kehadirannya. Dalam satu
haditsnya, beliau bersabda, ''Allah tidak pernah mengutus seorang nabi kecuali
telah memperingatkan ummatnya tentang Dajjal itu. Nabi Nuh telah memperingatkan
ummatnya tentang hal itu, demikian juga dengan nabi-nabi yang datang
setelahnya... '' (HR Ahmad)
Rasulullah sendiri sangat khawatir terhadap kemunculan
Dajjal, ''Sesungguhnya aku tidak pernah sekhawatir akan fitnah yang terjadi
pada kalian selain Dajjal. Tidak ada seorang pun yang dapat selamat dari fitnah
ini sehingga ia pun tidak akan selamat darinya. Suatu fitnah tidak diciptakan
di muka bumi ini -baik besar maupun kecil- kecuali untuk menambah fitnah
Dajjal'' (HR Ahmad, Ibnu Hibban)
Bila beliau seperti itu tingkat kekhawatirannya, bagaimana
dengan kita? Mestinya lebih khawatir lagi. Karena iman kita sangat lemah, ilmu
juga rendah dibanding Rasulullah dan para sahabatnya.
CIRI FISIK DAJJAL
Dajjal punya ciri-ciri fisik khusus yang bisa dibedakan
dengan yang lainnya, di antaranya:
1. Dia seorang pemuda berbadan pendek dan berkaki bengkok.
2. Mata kanannya juling dan melotot, sedangkan mata kirinya
seperti bintang bersinar.
3. Berambut keriting dengan mata kanan beralis rntebal.
4. Tertulis di dahinya, di antara kedua matanya, kaf, fa, ra
(kafir) yang bisa dibaca setiap mukmin.
5. Jarak kedua telinganya 40 hasta.
DI ANTARA FITNAH DAJJAL
Dajjal hadir membawa beberapa fitnah yang akan ditampakkan
pada manusia. Rasulullah menyebutkan di antaranya:
1. Bersamanya surga dan neraka, sungai dan air, serta gunung
dan roti. Tapi, sesungguhnhya nerakanya adalah surga dan surganya adalah
neraka.
2. Ia bertanya pada seorang Arab badui, ''Bagaimana
pendapatmu jika saya menghadirkan orang tuamu (yang sudah mati) di hadapanmu,
akankah kamu bersaksi bahwa saya tuhanmu?'' Ia menjawab, ''iya''. Maka diserupakanlah
kedua orang tuanya itu oleh setan dan keduanya berkata, ''Wahai anakku,
ikutilah dia, karena dia adalah tuhanmu''
3. Ia menguasai jiwa seseorang, kemudian menggergaji
tubuhnya menjadi dua dan menghidupkannya kembali
4. Ia memerintahkan langit menurunkan hujan, maka turunlah
hujan dan meminta bumi menumbuhkan tumbuhan, maka tumbuhlah tumbuh-tumbuhan
tersebut.
5. Ia melewati sekelompok hewan ternak yang mendustakannya,
maka tidak ada hewan di situ kecuali hancur. Kemudian ia melewati hewan ternak
yang mempercayainya, maka diperintahkan langit menurunkan hujan dan bumi
menumbuhkan tumbuhan hingga hewan itu menjadi gemuk dan besar, hasilnya
melimpah ruah dan dapat dirasakan semua orang.
MUNCULNYA DAJJAL
Dajjal akan muncul di saat manusia lupa mengingatnya dan
para pemimpin ummat tak lagi menyebutkannya di mimbar-mimbar. Saat itu, banyak
perselisihan di kalangan manusia. Tiga tahun sebelum kemunculannya, manusia
ditimpa kelaparan hebat. Allah memerintahkan langit menahan 1/3 air hujan pada
tahun pertama, 2/3-nya pada tahun kedua, dan seluruhnya pada tahun ketiga. Di
saat itu, makanan manusia hanya ucapan tahlil, tahmid, takbir dan tasbih.
Dajjal akan keluar dari arah Syam (utara Saudi Arabia).
Bersamanya 70 ribu pengikut, yang kebanyakan Yahudi dan wanita. Dia mulai
memerangi manusia dari arah barat. Daerah yang pertama dilalui yaitu daerah
pertemuan dua laut. Ia berjalan sampai di daerah yang tanahnya berair (di celah
bukit), belakang gunung Uhud, kemudian membinasakan penduduknya. Saat itu Madinah
langsung terguncang sebanyak 3 kali guncangan. Tidak akan tersisa orang munafik
(laki-laki atau perempuan) kecuali keluar mengikutinya. Yang selamat hanyalah
orang-orang yang benar-benar beriman. Sejak itulah kejahatan Dajjal tersebar ke
selusuh penjuru bumi sampai 40 hari, hingga terbunuh oleh Isa bin Maryam
'alaihi salam di pintu Al-Ludd Palestina.
BERLINDUNG DARI DAJJAL
Kapanpun datangnya Dajjal, Rasulullah telah mengajarkan pada
kita cara berlindung dari fitnahnya. Beliau menasehatkan, agar kita:
1. Berdoa di setiap tasyahud akhir dengan doa agar terhindar
dari 4 kesengsaraan(''Ya Allah,
sesungguhnya aku
berlindung diri kepadamu dari siksa neraka jahannam, dari
siksa kubur, dan
dari fitnah ketika
hidup dan ketika mati, dan dari
jahatnya fitnah al-Masih
ad-Dajjal'' (HR Bukhari, Muslim)
2. Menghafal 10 ayat dari Surat Al-Kahfi
3. Menjauhi dan tidak mengikuti Dajjal.
4. Tinggal di Makkah atau Madinah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar